Pasang Badan Bela MBG, Ivan Wirata Jadi Sorotan Publik dan Warganet

Foto: Ivan Wirata/Jambi Independent

Jambi Dukungan terbuka Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru memunculkan tanda tanya di tengah publik.

Di hadapan ratusan massa yang tergabung dalam “Aliansi Masyarakat Jambi” saat aksi unjuk rasa pro-MBG, Jumat (19/6/2026), Ivan tampil paling vokal membela keberlanjutan program tersebut. Bahkan, politisi Golkar itu menyatakan DPRD siap “pasang badan” agar MBG tetap berjalan.

“MBG harus tetap dilanjut,” teriak Ivan berulang kali saat menemui massa aksi.

Ivan beralasan program tersebut berkaitan langsung dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya sektor kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Ia juga menolak wacana penghentian MBG yang belakangan disuarakan sejumlah kelompok mahasiswa dan masyarakat di berbagai daerah.

“Masa DPR disuruh membatalkan program MBG? Enggak ada,” tegasnya.

Namun, pernyataan Ivan muncul di tengah sorotan publik terhadap berbagai kasus dugaan korupsi yang menyeret oknum di lingkungan Badan Gizi Nasional. Alih-alih menyoroti persoalan tata kelola dan dugaan penyimpangan yang terjadi, Ivan justru menegaskan bahwa programnya harus tetap berjalan dan yang ditindak adalah pelaku korupsinya.

Sikap “pasang badan” yang diperlihatkan Ivan pun memicu beragam spekulasi di media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan alasan di balik dukungan yang dinilai begitu bersemangat terhadap program MBG.

Di kolom komentar unggahan Instagram @jambitv.official, banyak warganet mengaitkan dukungan tersebut dengan keberadaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG.

“Mereka semua bukan sedang memperjuangkan masyarakat, tapi memperjuangkan SPPG mereka,” tulis akun @andiandu_.

Komentar serupa datang dari akun @moerhaminto05_jamil yang mempertanyakan keterlibatan Ivan dalam jaringan dapur MBG.

“Punya berapa dapur pak? Bertanya dengan nada lembut,” tulisnya.

Tak hanya itu, publik juga menyoroti kemudahan massa pro-MBG bertemu langsung dengan pimpinan DPRD. Kondisi ini dianggap berbeda dengan berbagai aksi mahasiswa maupun kelompok masyarakat lainnya yang kerap mengeluhkan sulitnya bertemu anggota dewan saat menyampaikan aspirasi.

“Baru kali ini ada anggota legislatif yang menemui massa aksi dengan begitu mudah. Apalagi mau pasang badan,” komentar akun @aagunggunawan.

Hingga kini, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Ivan Wirata terkait berbagai pertanyaan dan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai dukungannya terhadap program MBG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup