SPBU Pal 10 Jadi Sorotan, Komitmen Kapolsek Kotabaru Dalam Penertiban BBM Subsidi Diuji

Kapolsek Kota Baru Kompol Jimi Fernando, S.I.K

Kota Jambi – Komitmen aparat kepolisian dalam menertibkan distribusi BBM bersubsidi di wilayah Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, kembali menjadi sorotan. Hal ini menyusul munculnya dugaan praktik pelangsiran solar subsidi di SPBU Pall 10 yang lokasinya tidak jauh dari Kantor Polsek Kotabaru.

Sebelumnya, jajaran Polsek Kotabaru yang dipimpin Kapolsek Kompol Jimi Fernando, S.I.K pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dugaan pelangsiran BBM subsidi di salah satu SPBU di wilayah tersebut. Sidak yang dilakukan bersama pihak terkait itu disebut sebagai langkah untuk memastikan distribusi solar subsidi tepat sasaran.

Namun, munculnya kembali dugaan praktik serupa di SPBU Pall 10 menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai sejauh mana komitmen penertiban tersebut berjalan di lapangan.

Antrean Solar Mengular

SPBU Pall 10 belakangan menjadi sorotan setelah antrean kendaraan pengisi solar terlihat panjang hampir setiap hari. Antrean bahkan disebut-sebut kerap mengular hingga keluar area SPBU.

Sejumlah sopir angkutan barang mengaku harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan solar subsidi.

Situasi ini menimbulkan dugaan adanya kendaraan yang mengisi solar secara berulang atau berpindah dari satu SPBU ke SPBU lainnya, yang kemudian memicu kecurigaan adanya praktik pelangsiran.

Jika dugaan tersebut benar, praktik tersebut tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan solar subsidi untuk bekerja.

Dugaan Pungutan Tambahan

Selain dugaan pelangsiran, beredar pula informasi mengenai adanya pungutan tambahan di luar harga resmi solar subsidi yang dikenal dengan istilah KR.

Informasi tersebut semakin memperkuat sorotan terhadap aktivitas pengisian BBM di SPBU Pall 10. Pasalnya, jika benar terjadi, praktik tersebut berpotensi melanggar aturan distribusi BBM subsidi yang telah ditetapkan pemerintah.

Dekat Kantor Polsek Jadi Perhatian

Hal yang membuat persoalan ini semakin disorot adalah lokasi SPBU Pall 10 yang berada tidak jauh dari Kantor Polsek Kotabaru.

Kedekatan lokasi ini membuat sebagian masyarakat mempertanyakan bagaimana dugaan praktik pelangsiran maupun antrean solar yang tidak wajar bisa terjadi di kawasan yang sangat dekat dengan kantor aparat penegak hukum.

Publik pun mulai menyoroti kembali komitmen aparat dalam menertibkan distribusi BBM subsidi yang sebelumnya telah dilakukan melalui sidak gabungan.

Kapolsek: Akan Ditelusuri

Menanggapi berbagai informasi yang beredar, Kapolsek Kotabaru Kompol Jimi Fernando, S.I.K menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Saat dimintai tanggapan terkait dugaan pungutan tambahan di SPBU Pall 10, ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Terima kasih atas informasinya, akan ditindaklanjuti kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

Sementara terkait banyaknya keluhan masyarakat mengenai antrean solar yang panjang, Kapolsek juga memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan.

“Akan dilakukan pengecekan dan ditelusuri kebenaran informasi dimaksud,” katanya.

Pengelola SPBU Belum Beri Klarifikasi

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada pihak pengelola SPBU Pall 10 untuk meminta penjelasan terkait dugaan pelangsiran maupun informasi mengenai pungutan tambahan tersebut.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan.

Harapan Penertiban Nyata

Masyarakat berharap komitmen penertiban distribusi BBM bersubsidi tidak hanya berhenti pada sidak sesaat, tetapi juga diikuti dengan pengawasan yang konsisten di lapangan.

Pasalnya, solar subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti transportasi logistik, angkutan umum, dan pelaku usaha kecil.

Jika dugaan pelangsiran maupun pungutan tambahan benar terjadi, masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas agar distribusi BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup