Dugaan Hubungan Khusus Petinggi KONI Jambi Mencuat, Berawal Dari Penemuan Mobil Oleh Anak Kandung

Foto: AKBP Mat Sanusi Ketua KONI Jambi

JAMBI – Sebuah video yang merekam keributan di kawasan Kenali, Kota Jambi, menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Video tersebut dikaitkan dengan dugaan hubungan khusus yang menyeret nama seorang petinggi KONI Provinsi Jambi.

Berdasarkan narasi yang beredar dalam video, peristiwa itu bermula ketika seorang anak diduga melihat kendaraan milik ayahnya terparkir di depan sebuah rumah kontrakan di kawasan Kenali. Temuan tersebut kemudian menimbulkan kecurigaan sehingga anak tersebut memanggil ibunya untuk datang ke lokasi.

Kedatangan keluarga ke rumah kontrakan itu memicu keributan yang kemudian menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga terlihat berkumpul di lokasi untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Di tengah situasi yang memanas, Ketua RT setempat disebut turun tangan untuk meredam keributan agar tidak berkembang lebih jauh.

Dalam rekaman yang beredar, Ketua RT menjelaskan bahwa peristiwa itu terungkap setelah anak yang bersangkutan melihat kendaraan yang diduga milik ayahnya berada di lokasi.

“Jadi mobil bapaknya parkir, anaknya lewat, nengok mobil bapaknya,” ujar Ketua RT dalam percakapan yang terekam.

Saat ditanya apakah pria yang dimaksud berada di dalam rumah saat itu, Ketua RT menjawab bahwa yang bersangkutan memang berada di lokasi.

“Ada. Ya kami kan tidak tahu,” katanya.

Percakapan dalam video kemudian berlanjut mengenai bagaimana keluarga mengetahui keberadaan pria tersebut hingga akhirnya mendatangi lokasi. Dalam rekaman yang sama, Ketua RT juga menyampaikan sejumlah keterangan terkait hubungan antara pria yang menjadi sorotan dengan seorang perempuan yang disebut berada di rumah kontrakan tersebut.

Keterangan itulah yang kemudian memicu berbagai spekulasi dan menjadi salah satu bagian yang paling banyak diperbincangkan setelah video tersebut viral di media sosial.

Namun demikian, informasi yang beredar saat ini masih bersumber dari narasi dan percakapan yang terekam dalam video. Redaksi belum memperoleh dokumen, bukti, maupun keterangan resmi dari seluruh pihak yang dapat menjelaskan secara utuh kronologi kejadian maupun membenarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada MS, Ketua RT setempat, pihak kepolisian, serta pengurus KONI Provinsi Jambi masih terus dilakukan.

Redaksi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak terkait guna memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup