Mat Sanusi Bantah Video Viral Yang Beredar: Peristiwa Itu Hanya Kesalahpahaman Keluarga

Foto: AKBP Mat Sanusi Ketua KONI Jambi

Jambi – Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, akhirnya memberikan tanggapan terkait video viral yang menyeret namanya dalam dugaan hubungan khusus dengan seorang perempuan di kawasan Kenali, Kota Jambi.

Kepada redaksi, Mat Sanusi membantah narasi yang berkembang di media sosial. Ia menyebut peristiwa yang terekam dalam video tersebut merupakan kesalahpahaman keluarga yang telah diklarifikasi setelah kejadian berlangsung.

“Ini video keributan abang dengan anak, dan sudah diklarifikasi anak abang setelah kejadian. Cuma salah paham,” ujar Mat Sanusi saat dikonfirmasi redaksi.

Video yang beredar sebelumnya memicu perhatian publik karena memuat narasi dugaan hubungan khusus yang melibatkan seorang petinggi organisasi olahraga di Jambi. Dalam video tersebut juga terdengar percakapan sejumlah warga, termasuk seseorang yang disebut sebagai Ketua RT setempat, yang kemudian memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Menanggapi beredarnya tuduhan tersebut, Mat Sanusi mengaku telah mengambil langkah hukum.

“Abang sudah laporkan ke pihak berwajib kasus pencemaran nama baik. Dan pelaku beserta orang tua dan kakaknya datang ke rumah, sujud dan minta maaf,” katanya.

Namun demikian, redaksi masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait laporan yang dimaksud, termasuk memastikan proses hukum yang sedang berjalan serta pihak-pihak yang disebut dalam keterangannya.

Selain narasi utama dalam video, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan Ketua RT yang terekam dalam percakapan dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Ketua RT menyampaikan sejumlah keterangan terkait peristiwa yang terjadi di lokasi.

Saat dimintai tanggapan mengenai pernyataan tersebut, Mat Sanusi meminta agar klarifikasi dilakukan langsung kepada Ketua RT yang bersangkutan.

“Silakan konfirmasi dengan Pak RT, karena sudah beberapa orang yang bertanya kepada Pak RT. Beliau salah jawab waktu itu, ada yang merekam diam-diam,” ujarnya.

Pernyataan itu menjadi bagian penting dari perkembangan kasus yang kini menjadi perhatian publik. Sebab, keterangan Ketua RT dalam video merupakan salah satu sumber yang banyak dikutip dan diperbincangkan setelah rekaman tersebut viral.

Hingga kini, terdapat dua versi informasi yang berkembang. Di satu sisi, video yang beredar memuat sejumlah pernyataan warga terkait peristiwa yang terjadi di lokasi. Di sisi lain, Mat Sanusi menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman keluarga dan mempertanyakan akurasi keterangan yang terekam dalam percakapan Ketua RT.

Untuk memperoleh gambaran yang utuh, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Ketua RT setempat, pihak kepolisian, serta pihak-pihak lain yang mengetahui langsung peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, proses verifikasi dan konfirmasi masih terus berlangsung.

Redaksi tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak terkait guna memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup