Nama Mardi Muncul dalam Keterangan Rudy, Polda Jambi Akui Kesulitan Lacak Identitasnya

Jambi – Penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jambi Piet Yardi mengaku masih memburu sosok bernama “Mardi” yang disebut dalam keterangan saksi terkait penyelidikan dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Nama tersebut mencuat setelah penyidik mendalami keterangan yang disampaikan oleh Rudy, salah satu pihak yang telah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan perkara tersebut.
Menurut Piet Yardi, hingga saat ini identitas lengkap sosok yang disebut sebagai Mardi belum berhasil dipastikan. Bahkan, upaya penelusuran yang dilakukan penyidik masih menemui jalan buntu.
“Saat ini kami sedang mengejar yang namanya Mardi. Berdasarkan keterangan Rudy, Mardi disebut sebagai ajudan Al Haris. Namun sampai hari ini belum jelas siapa orangnya. Kami cari nama lengkapnya tidak ditemukan,” ujar Piet Yardi .
Penyidik menjelaskan, nama Mardi menjadi penting karena disebut dalam rangkaian keterangan yang sedang didalami terkait dugaan aliran dana dalam proyek DAK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Berdasarkan keterangan Rudy, kata penyidik, Gubernur Jambi Al Haris disebut tidak menerima uang secara langsung. Dalam keterangannya, Rudy menyebut adanya komunikasi yang melibatkan sosok bernama Mardi.
“Kan Al Haris pada keterangan Rudy tidak langsung menerima duit. Dari keterangan Rudy, Al Haris memanggil Mardi dan menanyakan berapa uang yang diterima dari Kadis. Kalau mengikuti alur keterangan tersebut, berarti aliran uangnya mengarah ke Mardi. Nah, Mardi ini belum jelas siapa. Ini yang sedang kami cari dan dalami,” katanya.
Meski demikian, penyidik menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut masih sebatas keterangan yang sedang diverifikasi dan belum dapat dijadikan kesimpulan hukum. Polda Jambi masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan guna memastikan fakta yang sebenarnya terjadi.
Penyelidikan juga difokuskan untuk mengungkap identitas sosok Mardi, termasuk menelusuri apakah benar yang bersangkutan memiliki hubungan kedinasan maupun pribadi sebagaimana disebutkan dalam keterangan saksi.
Munculnya nama Mardi menambah daftar pihak yang menjadi perhatian penyidik dalam pengusutan dugaan korupsi proyek DAK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Sebelumnya, penyidik juga mengonfirmasi adanya percakapan yang menyebut nama Gubernur Jambi Al Haris terkait pembahasan sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan proyek tersebut.
Meski nama Al Haris telah beberapa kali disebut dalam keterangan yang diperoleh penyidik, hingga saat ini Polda Jambi belum melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Jambi tersebut. Penyidik menyatakan pemanggilan dapat dilakukan apabila diperlukan dalam proses pembuktian dan sesuai kebutuhan penyelidikan.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Gubernur Jambi Al Haris maupun pihak yang disebut bernama Mardi terkait pernyataan penyidik tersebut.
Polda Jambi menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara masih berjalan dan setiap pihak yang namanya muncul dalam penyelidikan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya fakta hukum yang berkekuatan tetap.










