SPBU Pall 10 Jadi Sorotan, Dugaan Pelangsiran Solar Tak Jauh dari Kantor Polsek Kotabaru

Kantor Polsek Kota Baru

Kota Jambi – SPBU Pall 10 di Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai keluhan masyarakat terkait antrean panjang pengisian BBM bersubsidi jenis solar. Antrean kendaraan yang mengular hampir setiap hari memicu dugaan adanya praktik pelangsiran solar subsidi di lokasi tersebut.

Yang menjadi perhatian, SPBU Pall 10 berada tidak jauh dari Kantor Polsek Kotabaru. Jaraknya hanya beberapa ratus meter, sehingga aktivitas pengisian solar yang diduga tidak wajar itu menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait pengawasan distribusi BBM subsidi di kawasan tersebut.

Antrean Panjang Picu Kecurigaan

Berdasarkan pantauan dan berbagai laporan masyarakat, antrean kendaraan pengisi solar di SPBU Pall 10 sering kali terlihat panjang hingga keluar area SPBU. Kondisi ini tidak jarang membuat para sopir angkutan barang harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Beberapa warga bahkan mengaku kerap melihat kendaraan yang sama kembali mengantre untuk mengisi solar dalam waktu yang berbeda.

Fenomena ini memunculkan dugaan adanya praktik pelangsiran, yakni pembelian solar bersubsidi untuk kemudian dijual kembali.

Jika dugaan tersebut benar, praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan solar subsidi untuk aktivitas ekonomi.

Keluhan Sopir Logistik

Keluhan mengenai sulitnya mendapatkan solar juga disampaikan oleh para sopir ekspedisi dan angkutan barang. Mereka mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk menunggu giliran pengisian BBM.

Salah satu sopir bahkan mengaku harus antre hingga lima jam, namun ketika hampir tiba giliran, solar justru habis.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh masyarakat lainnya yang menilai antrean panjang tersebut diduga dipicu oleh kendaraan pelangsir yang mengisi solar secara berulang.

Dugaan Pungutan Tambahan

Selain dugaan pelangsiran, beredar pula informasi mengenai adanya pungutan tambahan di luar harga resmi solar subsidi yang dikenal dengan istilah KR.

Informasi tersebut menambah sorotan terhadap aktivitas pengisian BBM di SPBU Pall 10. Jika benar terjadi, praktik tersebut berpotensi melanggar aturan distribusi BBM subsidi yang telah ditetapkan pemerintah.

Dekat Kantor Polisi Jadi Perhatian Publik

Lokasi SPBU Pall 10 yang berada tidak jauh dari Kantor Polsek Kotabaru menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat.

Banyak warga mempertanyakan bagaimana aktivitas antrean panjang serta dugaan pelangsiran tersebut bisa terjadi di lokasi yang jaraknya sangat dekat dengan kantor aparat penegak hukum.

Hal ini membuat sebagian masyarakat berharap adanya pengawasan yang lebih ketat agar distribusi solar subsidi benar-benar tepat sasaran.

Polisi Akan Telusuri Informasi

Menanggapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat, Kapolsek Kotabaru Kompol Jimi Fernando, S.I.K menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait dugaan pungutan tambahan di SPBU Pall 10, ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Terima kasih atas informasinya, akan ditindaklanjuti kebenaran informasi tersebut,” ujarnya.

Sementara terkait keluhan masyarakat mengenai antrean solar yang panjang, ia juga memastikan pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan.

“Akan dilakukan pengecekan dan ditelusuri kebenaran informasi dimaksud,” katanya.

Harapan Penertiban

Solar subsidi merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti angkutan barang, transportasi umum, dan pelaku usaha kecil.

Karena itu, masyarakat berharap adanya pengawasan yang lebih ketat dari pihak terkait agar distribusi BBM subsidi tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Jika dugaan pelangsiran maupun pungutan tambahan tersebut benar terjadi, masyarakat berharap aparat dan instansi terkait dapat segera melakukan penertiban agar distribusi solar subsidi kembali berjalan sesuai aturan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup