Purbaya: Rupiah Melemah Sebelum Pencalonan Thomas Djiwandoro

Arahnegeri.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan nilai tukar rupiah sudah melemah sebelum Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dicalonkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Adapun nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu belakangan sempat mendekati Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat.

Pernyataan Purbaya sekaligus menepis anggapan bahwa pencalonan Thomas, yang juga keponakan Presiden Prabowo Subianto, sebagai salah satu penyebab rupiah melemah. “Kalau Anda lihat kan rupiahnya melemah sebelum Pak Thomas ditunjuk, melemah terus-terusan. Jadi itu bukan isu.”

Ia menegaskan yang terpenting saat ini Bank Indonesia dan pemerintah sepakat untuk menjaga stabilitas nilai tukar. “Kami percaya bank sentral punya strategi yang pas untuk mengendalikan nilai tukar,” ucapnya. 

Sebelumnya, Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyebut pelemahan rupiah hingga mendekati 17.000 per dolar Amerika Serikat turut dipicu oleh kondisi dalam negeri. Persepsi pasar terhadap proses pencalonan Deputi Gubernur BI ikut memberi tekanan terhadap mata uang RI.

“Ini persepsi pasar terhadap kondisi fiskal dan juga proses pencalonan Deputi Gubernur,” ucapnya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur pada Rabu, 21 Januari 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pencalonan sesuai undang-undang dan tak mempengaruhi pelaksanaan tugas dan kewenangan Bank Indonesia.

Ekonom LPEM FEB UI, Teuku Riefky, memprediksi pencalonan Thomas Djiwandono dapat memperburuk sentimen pasar. Ia mengkhawatirkan proses pengambilan kebijakan saat ini membuat investor menganggap ekonomi Indonesia tidak sehat, mengingat indikator ekonomi terus memburuk meski Indonesia sedang tidak dalam kondisi krisis. Dampaknya rupiah bisa menembus batas psikologis Rp 17 ribu per dolar AS.

Nilai tukar rupiah sempat anjlok ke level terendah Rp 16.956 per dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Rabu, 21 Januari 2025. Pada penutupan perdagangan Kamis, 22 Januari 2026, rupiah menguat 0,24 persen ke level 16.956 per dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup